Akuntansi Belis Dalam Adat Perkawinan di Desa Nelle Urung

Main Article Content

Yohanes Lambertus
Felixius Kurniawan Syukur
Maria Kristin Rezzavila Dairy
Katarina Wahu Ningsih
Maria Selmiyati Toji

Abstract

Penelitian ini mengkaji "Belis" dalam adat perkawinan di Desa Nelle sebagai bagian integral dari praktik budayanya. Belis, mas kawin simbolis dari keluarga mempelai pria kepada keluarga mempelai wanita, memiliki makna sosial, ekonomi, dan budaya yang signifikan. Dengan pendekatan deskriptif kuantitatif, data dikumpulkan melalui wawancara untuk mengukur biaya dan menganalisis kerangka akuntansi yang diterapkan selama transaksi Belis. Hasil penelitian menekankan pentingnya dokumentasi keuangan yang sistematis untuk memberikan informasi relevan bagi pengambilan keputusan masyarakat. Penelitian ini mengusulkan penerapan prinsip-prinsip akuntansi dalam adat tradisional untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam praktik Belis.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Lambertus, Y., Syukur, F. K., Dairy, M. K. R., Ningsih, K. W., & Toji, M. S. (2025). Akuntansi Belis Dalam Adat Perkawinan di Desa Nelle Urung. Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business, 5(1), 4396–4407. https://doi.org/10.54373/ifijeb.v5i1.2587
Section
Articles

Similar Articles

1 2 3 4 5 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.